Lompat ke isi utama

Berita

Jaga Integritas Demokrasi, Bawaslu Kota Pasuruan Perkuat Sinergi Pengawasan dengan Polres Pasuruan Kota

Humas Bawaslu Kota Pasuruan

PASURUAN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pasuruan terus memperkuat barisan pengawasan meski saat ini tidak dalam masa tahapan pemilu yang krusial. Langkah ini dalam memperkuat konsolidasi demokrasi dan membangun sinergi antar lembaga penegak hukum. Hal ini diwujudkan melalui kunjungan audiensi dan silaturahmi kelembagaan ke markas Kepolisian Resor (Polres) Pasuruan Kota, Kamis (12/2/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Pertemuan Kapolres Pasuruan Kota ini dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Pasuruan, Vita Suci Rahayu, beserta jajaran komisioner, yakni Akhmad Marta Affandi dan A. Sofyan Sauri, Koordinator Sekretariat Bawaslu Kota Pasuruan Prisma Agustian Prasetya Wisandha serta staf. Kedatangan rombongan Bawaslu disambut hangat oleh Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Titus Yudho Uli, S.I.K., M.Si, yang didampingi jajaran Kabagops, Kasat Intel, dan Kasat Lantas.

Ketua Bawaslu Kota Pasuruan, Vita Suci Rahayu, menyampaikan bahwa koordinasi ini bertujuan untuk membangun kesepahaman dalam pengawasan non-tahapan, khususnya terkait pemetaan potensi kerawanan politik uang (money politic) dan netralitas ASN di wilayah Kota Pasuruan.

"Kami ingin memastikan bahwa mesin pengawasan tetap panas meski di luar tahapan pemilu. Bawaslu secara aktif melakukan konsolidasi internal dan pemetaan kerawanan. Sejauh ini, situasi di Kota Pasuruan relatif kondusif tanpa temuan politik uang yang menonjol," ujar Vita.

Namun, Vita juga tidak menampik adanya tantangan teknis dalam penegakan hukum pemilu di lapangan. Ia menyoroti seringnya dugaan pelanggaran, seperti perusakan Alat Peraga Kampanye (APK), yang sulit diproses karena terganjal syarat formil dan materiil.

"Kendala teknis seperti minimnya bukti digital atau rekaman CCTV di lokasi kejadian seringkali membuat pembuktian menjadi tidak akurat. Inilah mengapa sinergi dengan kepolisian menjadi kunci untuk memperkuat pengumpulan bukti di masa depan," tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uli menyambut positif langkah proaktif Bawaslu. Selain membahas keamanan, Kapolres juga memberikan perspektif mengenai dinamika sosial dan peran intelektual mahasiswa dalam menjaga stabilitas kota.

"Polres Pasuruan Kota berkomitmen penuh mendukung integritas demokrasi di kota ini. Kami mendorong rekan-rekan mahasiswa dan aktivis untuk beralih dari sekadar aksi di jalan menuju inovasi yang konstruktif. Energi mereka harus disalurkan untuk berpikir visioner tentang potensi kemajuan Kota Pasuruan dengan substansi yang kuat," tegas AKBP Titus Yudho Uli.

Dalam audiensi tersebut, Bawaslu juga melontarkan gagasan inovatif terkait penguatan SDM. Anggota Bawaslu Kota Pasuruan, A. Sofyan Sauri, mengusulkan program magang bagi staf Bawaslu di lingkungan Kepolisian untuk mendalami tata cara penerimaan laporan dan teknik investigasi awal.

"Kami berencana mengirimkan personel untuk belajar langsung di kepolisian. Tujuannya agar tim penerimaan laporan di Bawaslu semakin profesional, matang, dan memiliki kapasitas yang mumpuni dalam membedakan jenis pelanggaran sebelum masuk ke ranah penanganan lebih lanjut," jelas Sofyan.

Pertemuan yang berlangsung hangat namun serius ini diakhiri dengan kesepakatan untuk meningkatkan komunikasi intensif. Sebagai tindak lanjut, Bawaslu Kota Pasuruan akan segera melayangkan surat resmi terkait fasilitasi penguatan SDM tersebut. Langkah ini diharapkan menjadi pondasi kokoh bagi penegakan hukum pemilu yang lebih efektif dan berintegritas di Kota Pasuruan.

Humas