Gandeng Pemilih Pemula, Bawaslu Kota Pasuruan Gelar Literasi Demokrasi dan Launching MOOC di SMKN 2
|
pasuruankota.bawaslu.go.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pasuruan terus gencar melakukan edukasi politik bagi generasi muda. Kamis (11/6/2026), Bawaslu Kota Pasuruan menggelar kegiatan Literasi Demokrasi yang dirangkaikan dengan Launching Massive Open Online Course (MOOC) di SMKN 2 Kota Pasuruan.
Kegiatan strategis ini membidik para peserta didik sebagai pemilih pemula. Tujuannya adalah untuk mendongkrak pemahaman dan kesadaran mereka mengenai esensi demokrasi, sistem kepemiluan, serta pentingnya peran masyarakat dalam pengawasan partisipatif.
Apresiasi tinggi datang dari pihak sekolah. Kepala SMKN 2 Kota Pasuruan, Anang Prasetya, M.Pd., menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bawaslu Kota Pasuruan atas inisiatif menggelar sosialisasi di lingkungan pendidikan.
Menurut Anang, bekal wawasan kepemiluan ini sangat krusial bagi para siswa yang nantinya akan menggunakan hak pilih perdana mereka pada Pemilu Tahun 2029 mendatang. Beliau berharap lewat edukasi ini, siswa tidak hanya sekadar menjadi pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab.
"Kami berharap para siswa tidak bersikap apatis atau memilih golput. Gunakan hak pilih secara aktif demi melahirkan pemimpin yang membawa kemajuan bagi bangsa. Lebih dari itu, pemahaman ini membuka peluang bagi mereka untuk terlibat langsung di masa depan, baik sebagai penyelenggara adhoc maupun pengawas partisipatif," ujar Anang Prasetya dalam sambutannya.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Kota Pasuruan, Akhmad Marta Affandi, menjelaskan bahwa Literasi Demokrasi ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi dan mengenalkan sistem penyelenggaraan pemilu di Indonesia sejak dini kepada pemilih pemula.
Marta menegaskan bahwa Bawaslu tidak bisa bergerak sendirian dalam mengawal jalannya pesta demokrasi. Menjaga integritas pemilu merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan serta partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda.
"Kami sangat berharap para siswa SMKN 2 Kota Pasuruan dapat mengambil peran dan menjadi bagian dari pengawas partisipatif. Mari bersama-sama kita kawal proses demokrasi ini agar pemilu dapat berlangsung secara jujur, adil, dan berintegritas," pungkas Marta.
Dengan diluncurkannya program MOOC dalam kegiatan ini, diharapkan akses pembelajaran mengenai pengawasan pemilu dan demokrasi dapat diakses secara lebih luas, digital, dan fleksibel oleh para pelajar di Kota Pasuruan.
Humas