Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Sinergi Pengawasan, Bawaslu Kota Pasuruan Silaturahmi ke PWI Pasuruan

Humas Bawaslu Kota Pasuruan

pasuruankota.bawaslu.go.id — Bawaslu Kota Pasuruan melakukan kunjungan media ke Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pasuruan, Senin (26/10/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi publikasi pengawasan serta memahami mekanisme kerja jurnalistik dan pemetaan perencanaan anggaran publikasi.

Rombongan Bawaslu dipimpin langsung oleh Anggota Bawaslu Kota Pasuruan, Akhmad Marta Affandi dan A. Sofyan Sauri, dengan didampingi jajaran staf. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Ketua PWI Pasuruan, M. Hidayat, bersama insan pers yang hadir.

Anggota Bawaslu Kota Pasuruan, Akhmad Marta Affandi, menegaskan pentingnya peran pers sebagai mitra strategis dalam mengawal demokrasi.

"Media, terlebih PWI, merupakan partner strategis kami. Pemberitaan bukan sekadar publikasi saja, tetapi juga bagaimana langkah pengawasan ini bisa sampai ke masyarakat. Kami hadir untuk memahami mekanisme pemberitaan dan menghitung kebutuhan anggaran publikasi ideal ke depan," ujar Marta.

Marta menambahkan bahwa Bawaslu berfokus pada fungsi pengawasan, bukan ranah teknis pelaksanaan.

"Posisi Bawaslu itu pengawasan, bukan teknis. Jadi press release hasil pengawasan inilah yang perlu dibicarakan. Kami berharap publikasi pengawasan dapat tersampaikan dengan baik hingga ke seluruh lapisan masyarakat," tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua PWI Pasuruan, M. Hidayat, menyambut positif langkah proaktif Bawaslu dan menjelaskan kriteria pemberitaan yang memiliki nilai berita (news value) tinggi bagi media.

"Ada banyak kriteria jurnalistik agar sebuah isu diliput, seperti daya tarik isu penertiban APK atau penindakan pelanggaran. Selain itu, kebaharuan, unsur dramatis, atau program Bawaslu yang belum pernah diadakan sebelumnya juga menjadi magnet bagi wartawan untuk menulis," kata Hidayat.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kota Pasuruan, A. Sofyan Sauri, menyampaikan fokus kerja lembaga saat sedang berada di luar masa tahapan pemilu.

"Pada masa non-tahapan ini, fokus utama Bawaslu Kota Pasuruan tertuju pada Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) dan Literasi Demokrasi (Litdem)," terang Sofyan.

Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban ini ditutup dengan komitmen kedua pihak untuk terus menjalin komunikasi dan transparansi informasi publik.

Humas