Bawaslu Kota Pasuruan Gelar Literasi Demokrasi di SMA Bayt Al-Hikmah, Latih Pemilih Pemula Jadi Pengawas Kritis
|
pasuruankota.bawaslu.go.id — Pemilih pemula kerap hanya dipandang sebagai angka pelengkap dalam kontestasi pemilu. Mengubah stigma tersebut, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pasuruan menggelar kegiatan Literasi Demokrasi di SMA Bayt Al-Hikmah Kota Pasuruan, Kamis (17/9/2026).
Melalui agenda penguatan pengawasan partisipatif ini, Bawaslu hadir melatih para pelajar agar bertransformasi menjadi pengawas demokrasi yang kritis, cerdas, dan berdaya.
Ketua Bawaslu Kota Pasuruan, Vita Suci Rahayu, turun langsung menyapa para siswa bersama Anggota Bawaslu, Akhmad Marta Affandi. Dalam sesi berdurasi 90 menit tersebut, jajaran pimpinan Bawaslu mengenalkan metode edukasi modern berbasis Massive Open Online Course (MOOC).
Para siswa diajak mendalami dunia pengawasan pemilu melalui tayangan video pembelajaran interaktif yang mencakup dua pilar utama:
Sejarah Pengawasan: Menelusuri akar dan urgensi kehadiran pengawasan pemilu di Indonesia.
Pencegahan & Penanganan Pelanggaran: Membekali siswa dengan kemampuan mendeteksi dini potensi kecurangan di lapangan.
Tak berhenti pada pemaparan materi, antusiasme para pelajar langsung diuji melalui tanya jawab interaktif guna mengukur sejauh mana substansi demokrasi mampu dipahami secara mendalam.
Langkah Bawaslu Kota Pasuruan masuk ke lingkungan sekolah menegaskan tekad untuk membangun fondasi demokrasi sejak dini. Dengan membekali pemilih pemula literasi yang kuat, generasi muda diharapkan tak sekadar menggunakan hak pilihnya di TPS, tetapi juga berani mengawal jalannya proses pemilu yang jujur dan adil.
Humas Bawaslu Kota Pasuruan