Lompat ke isi utama

Berita

Gak Boleh FOMO Doang! Bawaslu Kota Pasuruan “Spill” Cara Jadi Pemilih Cerdas ke Siswa SMAN 4

Humas Bawaslu Kota Pasuruan

pasuruankota.bawaslu.go.id – Biar tidak sekadar ikut-ikutan saat Pemilu nanti, 42 siswa SMAN 4 Kota Pasuruan dapet asupan edukasi politik seru lewat kegiatan Literasi Demokrasi yang digelar Bawaslu Kota Pasuruan, Rabu (16/9/2026). 

Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (PPPS) Bawaslu Kota Pasuruan, A. Sofyan Sauri, mengingatkan pentingnya peran pemilih pemula dalam menjaga integritas demokrasi. 

"Anak muda adalah pemegang tongkat estafet demokrasi berikutnya. Jangan cuma ikut-ikutan, tapi manfaatkan sarana seperti MOOC Bawaslu untuk menambah wawasan agar bisa jadi pemilih yang kritis dan berani mengawasi," tegas Sofyan di hadapan para siswa. 

Bawaslu juga menawarkan pendampingan langsung jika sekolah mengadakan pemilihan Ketua OSIS, agar para siswa bisa merasakan simulasi Pemilu yang jujur, adil, dan demokratis sejak di bangku sekolah. 

Sesi diskusi berlangsung cukup cair dan interaktif. Pertanyaan kritis datang dari siswa bernama Alif Nur Rohman soal esensi penyelenggaraan Pemilu, serta Maulana yang mempertanyakan efektivitas e-voting via website dibanding surat suara kertas. Menanggapi hal tersebut, Bawaslu menegaskan bahwa metode pemilihan boleh saja terus canggih mengikuti zaman, namun prinsip LUBER JURDIL (Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil) serta transparansi tetap menjadi syarat mutlak. 

Lewat edukasi ini, para pemilih muda di SMAN 4 diharapkan gak cuma paham pentingnya hak pilih mereka, tapi juga siap menghadapi tantangan era digital seperti menyaring hoaks serta berani melaporkan indikasi pelanggaran Pemilu. 

Humas