Bawaslu Kota Pasuruan Sisir Data Pemilih Lewat Uji Petik, Siap Layangkan Saran Perbaikan ke KPU
|
pasuruankota.bawaslu.go.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pasuruan memperketat pengawasan dalam tahapan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I tahun 2026. Langkah ini diambil guna memastikan hak pilih masyarakat terlindungi melalui data yang akurat, bersih, dan akuntabel.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi kelembagaan yang digelar di Kantor KPU Kota Pasuruan pada Rabu (11/03). Agenda strategis ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Bawaslu Kota Pasuruan, Komisioner KPU beserta sekretariat, serta perwakilan dari Kodim 0819 dan Kasat Intelkam Polresta Pasuruan.
Anggota Bawaslu Kota Pasuruan, Akhmad Marta Affandi mengungkapkan bahwa pihaknya tidak hanya mengandalkan data administratif, tetapi juga melakukan tindakan proaktif di lapangan. Bawaslu telah menjalankan skema Uji Petik untuk memvalidasi fakta sosiologis pemilih secara langsung.
“Berdasarkan hasil pengawasan uji petik yang telah kami lakukan di lapangan, Bawaslu Kota Pasuruan dijadwalkan akan menyampaikan Surat Imbauan dan Saran Perbaikan secara resmi kepada KPU pada tanggal 27 Maret mendatang,” tegas Marta dalam forum tersebut.
Langkah penyampaian saran perbaikan ini dilakukan dengan tujuan utama menjaga integritas daftar pemilih. Terdapat tiga poin krusial yang menjadi fokus Bawaslu, yakni:
Sinkronisasi Data: Memastikan pemilih yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) seperti penduduk yang telah meninggal dunia atau pindah domisili segera dicoret, sekaligus menjamin pemilih baru telah terakomodasi dalam daftar.
Transparansi dan Akuntabilitas: Mendorong KPU untuk melakukan pemutakhiran data secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan sebelum penetapan hasil triwulan dilakukan.
Sinergi Antar-Instansi: Memperkuat kolaborasi dengan TNI dan Polri, khususnya dalam memantau mobilitas penduduk serta perubahan status anggota TNI/Polri yang berdampak langsung pada hak pilih.
Upaya jemput bola melalui uji petik ini diharapkan mampu meminimalisir potensi kerawanan data pemilih sejak dini. Dengan adanya koordinasi lintas sektoral yang solid, Bawaslu optimistis tahapan pemilu di Kota Pasuruan ke depan dapat berjalan di atas landasan data yang valid dan dapat dipercaya oleh seluruh pemangku kepentingan.
Melalui pengawasan ketat ini, Bawaslu Kota Pasuruan kembali menunjukkan fungsinya sebagai garda terdepan dalam menjaga kualitas demokrasi di tingkat daerah.
Humas