Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Pengawasan Inklusif, Bawaslu Kota Pasuruan Gandeng Rumah Hebat dan Kader Pengawas Partisipatif Disabilitas

Humas Bawaslu Kota Pasuruan

pasuruankota.bawaslu.go.id – Senin (4/5/2026) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pasuruan mempertegas komitmennya dalam menciptakan pesta demokrasi yang inklusif. Selain mencatat tren positif pada validitas data pemilih, Bawaslu juga melakukan penguatan sinergi bersama tokoh komunitas disabilitas lokal dan kader pengawas partisipatif.

Berdasarkan hasil pengawasan terbaru, Bawaslu Kota Pasuruan mencatat adanya kenaikan jumlah penyandang disabilitas yang terdata. Pada Pemilu 2024, tercatat sebanyak 873 orang, dan angka ini meningkat menjadi 908 orang pada pendataan Pemilihan 2024.

Ketua Bawaslu Kota Pasuruan Vita Suci Rahayu, menjelaskan bahwa angka ini bukan sekadar statistik, melainkan cerminan dari perbaikan sistem pendataan dan meningkatnya kepercayaan diri kelompok disabilitas untuk terlibat dalam proses demokrasi.

“Data ini menjadi indikator penting bahwa akses dan keterlibatan penyandang disabilitas semakin membaik. Ini menjadi dasar bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan pengawasan yang inklusif,” ujar Vita.

Bawaslu Kota Pasuruan memperkuat pengawasan lapangan melalui pertemuan strategis bersama Ketua Rumah Hebat Kota Pasuruan dan perwakilan SKPP Disabilitas guna mengintegrasikan pemberdayaan lokal dengan perspektif teknis pengawasan bagi kelompok rentan. Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan kendala teknis yang sering dihadapi penyandang disabilitas, mulai dari akses informasi di tempat pemungutan suara (TPS) hingga fasilitas fisik yang ramah disabilitas.

Vita menegaskan bahwa fokus Bawaslu kini bergeser dari sekadar kuantitas data menuju kualitas partisipasi. Melalui kolaborasi dengan Rumah Hebat dan SKPP Disabilitas, Bawaslu ingin memastikan setiap warga negara memiliki hak yang utuh, tanpa hambatan fisik maupun administratif.

“Kami menggandeng komunitas untuk memperkuat pengawasan partisipatif. Dengan keterlibatan langsung dari rekan-rekan SKPP Disabilitas dan Rumah Hebat, berbagai kendala di lapangan dapat kami identifikasi dan tangani secara lebih cepat dan tepat,” tambahnya.

Melalui langkah ini, Bawaslu Kota Pasuruan berharap dapat merumuskan kebijakan yang lebih responsif dan memastikan bahwa pengawasan pemilu di Kota Pasuruan benar-benar milik semua lapisan masyarakat, tanpa terkecuali.

Humas