Sapa Penyandang Disabilitas, Bawaslu Kota Pasuruan Pastikan Akses Demokrasi Makin Inklusif
|
pasuruankota.bawaslu.go.id – Semangat mewujudkan Pemilu yang ramah bagi semua kalangan terus diperkuat oleh Bawaslu Kota Pasuruan. Pada Rabu (22/4/2026), Kordiv HPPHM Bawaslu Kota Pasuruan Akhmad Marta Affandi, menyambangi kediaman Ketua Rumah Hebat Disabilitas, Muhammad Mabrur, di Kelurahan Kepel, Kecamatan Bugul Kidul, untuk melakukan konsolidasi demokrasi.
Pertemuan yang berlangsung hangat ini bertujuan untuk memetakan tantangan sekaligus mengapresiasi kemajuan fasilitas bagi pemilih disabilitas di Kota Pasuruan. Meski secara umum aksesibilitas sudah jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, masih ada beberapa catatan penting yang perlu diperhatikan demi kesempurnaan pelaksanaan pesta demokrasi mendatang.
Dalam diskusi tersebut, terungkap bahwa pemilih dengan disabilitas intelektual masih memerlukan perhatian ekstra. Keterbatasan dalam memahami alur dan proses pemilu menuntut adanya pendekatan serta pendampingan yang lebih spesifik.
Selain itu, bagi penyandang disabilitas netra, ketersediaan alat bantu coblos (template) seringkali menjadi kendala jika tidak didistribusikan tepat waktu ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).
"Kami ingin memastikan bahwa setiap warga negara, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan yang sama dalam pemilu. Nanti hasil konsolidasi ini, kami mencatat bahwa pendampingan bagi disabilitas intelektual dan ketepatan waktu alat bantu netra adalah prioritas yang harus kita kawal. Kami berkomitmen agar hak pilih teman-teman disabilitas terlindungi dengan fasilitas yang memanusiakan”, tutur Marta.
Di sisi lain, kabar menggembirakan datang dari sisi sarana fisik. Aksesibilitas bagi pengguna kursi roda dinilai hampir sempurna, yakni mencapai 99%. Kini, para penyandang disabilitas tidak lagi merasa menjadi "tontonan" saat menyalurkan hak suara, melainkan mendapatkan prioritas pelayanan dan fasilitas yang jauh lebih lengkap.
"Kami sangat mengapresiasi langkah jemput bola dari Bawaslu ini. Memang ada perkembangan luar biasa; sekarang kami merasa lebih diprioritaskan dan fasilitas fisik seperti akses kursi roda sudah sangat baik. Harapan kami ke depan, edukasi untuk teman-teman disabilitas intelektual lebih ditingkatkan lagi agar mereka benar-benar paham apa yang mereka lakukan di dalam bilik suara”, ujar Ketua Rumah Hebat Disabilitas.
Humas