Lompat ke isi utama

Berita

Sasar Pemilih Pemula, Bawaslu Kota Pasuruan Perkuat Sinergi dengan Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur

Humas Bawaslu Kota Pasuruan

pasuruankota.bawaslu.go.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pasuruan terus tancap gas dalam memperkuat literasi demokrasi di kalangan generasi muda. Pada Rabu (18/2/2026), Bawaslu Kota Pasuruan menyambangi Kantor Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah Pasuruan untuk mematangkan rencana kerja sama strategis terkait pendidikan politik bagi pemilih pemula.

Hadir langsung dalam audiensi tersebut, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Akhmad Marta Affandi beserta Koordinator Sekretariat Bawaslu Kota Pasuruan Prisma Agustian Prasetya Wisandha. Kedatangan mereka disambut hangat oleh Kasi SMK Cabdin Pendidikan Wilayah Pasuruan, Ibu Mukaromah.

Pertemuan ini menjadi langkah konkret Bawaslu untuk menjalin Nota Kesepahaman (MoU) guna memberikan pemahaman kepemiluan kepada siswa SMA, SMK, dan SLB di wilayah Pasuruan yang telah atau akan menginjak usia 17 tahun.

Fokus pada Literasi dan Praktik Demokrasi dalam diskusi yang berlangsung hangat tersebut, Bawaslu menekankan pentingnya pendampingan bagi siswa kelas XI agar memiliki kesadaran berpolitik yang sehat. Pihak Cabdin menyambut positif rencana ini, mengingat sekolah-sekolah di bawah naungannya sebenarnya telah menerapkan miniatur demokrasi melalui pemilihan Ketua OSIS.

“Kami melihat potensi besar di sekolah. Proses pemilihan Ketua OSIS yang menggunakan bilik suara dan orasi kandidat adalah laboratorium demokrasi yang nyata. Kehadiran Bawaslu nantinya akan melengkapi praktik tersebut dengan pemahaman regulasi dan pengawasan partisipatif,” ujar Prisma

Kegiatan dipastikan tak ganggu jam belajar, ada beberapa poin kesepakatan dalam koordinasi tersebut. Salah satunya adalah teknis pelaksanaan sosialisasi yang akan diatur agar tidak berbenturan dengan jam pelajaran efektif atau jadwal ujian siswa kelas XII. Nantinya, setelah MoU di tingkat Cabang Dinas ditandatangani, Bawaslu akan berkoordinasi langsung dengan pihak sekolah untuk penjadwalan.

Sementara itu, Marta menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah investasi jangka panjang untuk kualitas demokrasi di Kota Pasuruan.

"Kami ingin memastikan adik-adik pemilih pemula tidak hanya sekadar mencoblos, tapi paham mengapa mereka harus memilih dan bagaimana menjaga integritas suara mereka. Kerja sama dengan Cabdin ini adalah pintu masuk bagi kami untuk mencetak kader-kader pengawas partisipatif dari kalangan pelajar," tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, Bawaslu Kota Pasuruan akan segera mengirimkan surat resmi terkait draft MoU dan detail rencana kegiatan. Dengan sinergi ini, diharapkan angka partisipasi masyarakat, khususnya dari kalangan Gen Z, dapat meningkat dengan kualitas pemahaman politik yang lebih matang pada kontestasi demokrasi mendatang.

Humas