Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Pasuruan dan Gerindra Perkuat Sinergi Pengawasan Data Politik Berkelanjutan

Humas Bawaslu Kota Pasuruan

Bawaslu Kota Pasuruan foto bersama Jajaran Pengurus DPC Partai Gerindra Kota Pasuruan, (9/11/2025)

pasuruankota.bawaslu.go.id – Minggu (9/11/2025) Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pasuruan melakukan kunjungan pengawasan ke Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kota Pasuruan. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan pemutakhiran data politik berkelanjutan serta inisiatif baru untuk mempererat sinergi antara lembaga pengawas pemilu dengan partai politik (parpol).

Kunjungan Bawaslu ke kantor partai Gerindra ini disambut langsung oleh perwakilan DPC Gerindra, Marjono. Pihak Gerindra mengapresiasi langkah Bawaslu ini, mengingat selama ini inisiatif pertemuan kerap datang dari Parpol ke Bawaslu atau KPU, bukan sebaliknya.

Marjono Ketua DPC Partai Gerindra Kota Pasuruan menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Bawaslu. Beliau menyoroti pentingnya membangun sinergitas, terutama di saat efisiensi anggaran lembaga pemilu telah habis.

"Terima kasih atas kedatangannya secara normatif, membangun sinergitas saat efisiensi anggaran lembaga pemilu sudah habis. Di Kota/Kabupaten, kunjungan Bawaslu ke Parpol ini jarang ditemui, padahal sinergi sangat diperlukan," ujarnya.

Beliau juga menyebutkan bahwa sinergi ini penting untuk mengawal program-program Presiden. Terkait struktur internal partai, Marjono memastikan bahwa kepengurusan Gerindra Kota Pasuruan untuk sementara waktu masih tetap menggunakan mandatorium dan belum ada perubahan.

Bawaslu, melalui perwakilannya Vita Suci Rahayu Ketua Bawaslu Kota Pasuruan, menjelaskan bahwa kunjungan ini adalah bagian dari keinginan untuk membangun komunikasi yang lebih baik, meskipun diakui ada keterbatasan operasional dan birokrasi.

"Sinergitas bisa dibangun, namun sering kali di kegiatan tahapan itu terasa mematung. Kami ingin silaturahmi, tapi harus konsul ke atas. Pengawasan kami terbatas, misalnya dalam data kita tidak bisa melihat detail validitas data kecuali melalui silaturahmi, apalagi data penting seperti SK di Sipol," jelas Vita.

Dalam diskusi, perwakilan Gerindra menyampaikan harapannya agar ada wadah masukan yang lebih baik dan sinergi yang dapat membantu parpol dalam mencari calon legislatif (caleg) yang berpotensi. Mereka juga berharap adanya informasi dari pusat terkait masa periode jabatan caleg.

Vita membenarkan tantangan dalam pengawasan, terutama terkait akses data. Beliau menyebutkan bahwa Gerindra adalah partai parlemen terakhir yang dikunjungi Bawaslu dalam rangkaian kegiatan serupa. Pertemuan ini menjadi krusial karena Bawaslu seringkali hanya mendapatkan data dari KPU, sehingga silaturahmi langsung dengan Parpol seperti ini menjadi sumber informasi yang berharga.

Pertemuan ini juga menyinggung masalah produk hukum di tingkat kota/kabupaten. Vita menyatakan bahwa aturan di tingkat Kota/Kabupaten dapat berbeda-beda, termasuk dalam hal penertiban Alat Peraga Kampanye (APK), di mana diskresi lokal seringkali diterapkan.

Kunjungan Bawaslu Kota Pasuruan ke DPC Gerindra menandai upaya nyata untuk meningkatkan sinergi dan transparansi dalam pengawasan data politik, menjembatani keterbatasan akses informasi, dan membangun komunikasi konstruktif antara lembaga pengawas pemilu dan peserta politik di Kota Pasuruan.

Humas