Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Pasuruan Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Tekankan Nilai Kebangsaan dalam Pengawasan Pemilu

Humas Bawaslu Kota Pasuruan

pasuruankota.bawaslu.go.id – Rabu (1/10/2025), Bawaslu Kota Pasuruan melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman kantor Bawaslu. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Pasuruan, Vita Suci Rahayu, dan diikuti jajaran pimpinan beserta seluruh staf sekretariat.

Dalam amanatnya, Vita Suci Rahayu menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya simbol kebangsaan, tetapi juga kompas moral yang harus menjadi pegangan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjaga kualitas demokrasi dan melaksanakan tugas pengawasan pemilu.

“Pancasila tidak boleh berhenti sebagai simbol. Ia harus hidup dalam sikap, perilaku, serta keputusan kita, baik di lingkungan kerja, di tengah masyarakat, maupun dalam menjaga integritas bangsa,” tegas Vita.

Ia menambahkan, sejarah Indonesia menunjukkan bahwa ancaman terhadap persatuan nasional bisa datang dari berbagai arah, mulai dari konflik internal, hoaks, hingga praktik pelanggaran dalam pemilu. Oleh karena itu, Bawaslu Kota Pasuruan menekankan pentingnya menanamkan nilai persatuan, keadilan, dan gotong royong dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat.

Dengan mengangkat tema nasional “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya”, Vita menyampaikan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila merupakan fondasi penting dalam menjaga keadilan dan integritas pemilu.

“Loyalitas dan kesetiaan kepada negara harus tercermin dalam tindakan nyata. Sebagai pengawas pemilu, kita harus menjadikan nilai kejujuran, profesionalitas, dan keadilan sebagai pijakan utama agar kepercayaan publik terhadap proses demokrasi tetap terjaga,” ujar Vita.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini, lanjutnya, menjadi momentum refleksi untuk semakin memperkokoh semangat kebangsaan. Bawaslu Kota Pasuruan berharap nilai-nilai tersebut dapat menjadi energi moral, baik bagi internal lembaga maupun masyarakat luas, dalam membangun demokrasi yang berintegritas.

Humas