Lompat ke isi utama

Berita

Bersama Bawaslu Menggandeng Pemuda Ansor Menjadi Bagian Pengawasan Partisipatif Pemilu

Humas Bawaslu Kota Pasuruan

Koordiv HPPHM Akhmad Marta Affandi menjadi pemateri dalam kegiatan diskusi hukum bersama Gerakan Pemuda Ansor Kota Pasuruan, Jum'at (25/7/2025)

pasuruankota.bawaslu.go.id – Pemahaman hukum dan pentingnya pengawasan pemilu merupakan bekal yang harus dimiliki seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda. Menyadari hal tersebut, Bawaslu Kota Pasuruan mengadakan diskusi santai bernama Cangkruk Demokrasi Divisi Hukum Bawaslu Kota Pasuruan. 

Pada edisi perdana kegiatan ini Bawaslu menggandeng Gerakan Pemuda Ansor Kota Pasuruan untuk menjadi mitra diskusi dengan tema “Peran Pemuda Dalam Mengawal Demokrasi”, Jum’at malam (25/7/2025). Ini merupakan langkah dari Bawaslu Kota Pasuruan untuk meningkatkan wawasan maupun partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu melalui organisasi kepemudaan di Kota Pasuruan.

Terlihat suasana hangat di Warung Adem Ayem Randusari tempat Bawaslu dan GP Ansor Kota Pasuruan melaksanakan diskusi. Acara ini dihadiri sekitar 50 anggota GP Ansor Kota Pasuruan yang antusias ngobrol soal peran penting anak muda dalam dunia demokrasi.

Acara yang dibuka langsung oleh Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Kota Pasuruan Akhmad Marta Affandi menegaskan pentingnya peran strategis pemuda dalam menjaga kualitas demokrasi. Seorang pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton dalam proses politik, melainkan turut aktif sebagai pengawas partisipatif yang mampu mewujudkan pemilu yang jujur, adil dan demokratis.

“Kalau ingin demokrasi kita sehat dan berkembang, maka perlu keterlibatan aktif dari generasi muda. Pemuda bisa jadi penjaga nilai-nilai demokrasi, motor penggerak perubahan sosial, sampai agen partisipasi politik yang aktif”, tegas Marta.

Selain itu, generasi muda juga diharapkan berani mengawal transparansi dan akuntabilitas, bawa gagasan segar, dan tetap jadi penjaga toleransi serta keberagaman di tengah masyarakat.

“Pemuda itu punya energi dan ide-ide baru. Kalau mau demokrasi kita sehat, ya harus ada peran nyata dari mereka,” imbuhnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi Bawaslu Kota Pasuruan dalam memperluas jangkauan pengawasan partisipatif, khususnya melalui kolaborasi dengan organisasi kepemudaan yang memiliki potensi besar untuk membangun kesadaran berpolitik. Bawaslu berharap semangat pemuda di Kota Pasuruan terus tumbuh, bukan cuma menjelang pemilu, tapi juga dalam keseharian. Karena demokrasi bukan cuma urusan memilih, tapi juga soal bagaimana kita bersama-sama menjaga keadilan dan keterbukaan.

Humas