Cangkrukan Demokrasi Seri Tujuh, Strategi Kehumasan dan Pengelolaan Data Informasi dalam Suasana Efisiensi
|
pasuruankota.bawaslu.go.id – Diskusi daring program Cangkrukan Demokrasi kini memasuki seri ke tujuh. Kegiatan yang mengumpulkan Divisi Humas dan Data Informasi sebagai wadah kreatifitas Bawaslu Provinsi Jawa Timur dengan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jatim.
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Koordiv Humas dan Datin Bawaslu Provinsi Jawa Timur Dwi Endah Prasetyowati menegaskan efisiensi bukan penghalang kerja nyata kita.
“Cangkrukan Demokrasi ini wadah kreatifitas kita semua, maka maksimalkan dalam pertemuan ini untuk menyatukan tupoksi, wewenang serta dapat mengedukasi masyarakat”, tuturnya.
Konsep Cangkrukan Demokrasi kedepannya diharapkan dapat mempersempit tema yang dibahas oleh narasumber. Semoga dapat membuka peluang saling respon, kritik dan bertukar pikiran.
“Terima kasih kepada rekan-rekan telah mensukseskan kegiatan ini”, imbuh Endah.
Seri ke tujuh ini menghadirkan narasumber dari Koordiv Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Sumenep dan Bawaslu Situbondo. Pada Divisi Datin diisi oleh Koordiv Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Trenggalek serta Bawaslu Tuban.
Dalam diskusi yang dipandu Istifani Syarif (Staf Humas Bawaslu Kabupaten Situbondo), Hosnan Hermawan (Bawaslu Sumenep) dan Dini Meilia Meiranda (Bawaslu Situbondo) memaparkan strategi kehumasan efektif meski dengan keterbatasan anggaran untuk membangun dan menjaga citra positif lembaga, Farid Wadjdi (Bawaslu Trenggalek) menyoroti pentingnya pola hubungan antar divisi guna mendukung pengelolaan data yang akurat dan berkesinambungan, sementara Mochamad Sudarsono (Bawaslu Tuban) menekankan peningkatan kapasitas PPID demi menjamin keterbukaan informasi publik secara akuntabel.