Data Kuat, Demokrasi Hebat: Pesan Rusmifahrizal di Bawaslu Kota Pasuruan
|
Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Rusmifahrizal Rustam, menegaskan bahwa pengolahan data pengawasan yang kuat menjadi fondasi penting dalam menjaga keadilan Pemilu dan memperkuat demokrasi. Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan “Penguatan Kelembagaan Subtema Pengolahan Data” yang digelar oleh Bawaslu Kota Pasuruan, Kamis (9/10/2025).
Dalam arahannya, Rusmi sapaan akrabnya yang juga Penanggung Jawab Korwil III (meliputi Kota dan Kabupaten Pasuruan, Malang, serta Probolinggo) menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Komisi II DPR RI kepada Bawaslu dalam memperkuat kualitas pengawasan Pemilu di daerah.
“Kedepannya, pengolahan data harus lebih baik. Karena dari data itulah kita bisa menegakkan keadilan Pemilu dan menjaga demokrasi tetap kuat,” tegas Rusmi.
Ia juga menekankan pentingnya peran data hasil pengawasan Bawaslu sebagai salah satu sumber rujukan penting bagi Mahkamah Konstitusi (MK) dalam memutus perkara hasil Pemilu. Menurutnya, bukti dan catatan dari jajaran PTPS, PKD, hingga Panwascam memiliki nilai besar dalam memastikan proses demokrasi berjalan adil dan transparan.
Rusmi turut menjelaskan bahwa di tingkat Bawaslu Provinsi Jawa Timur telah dikembangkan Rumah Data Pengawasan, yang menjadi pusat pengumpulan dan pengelolaan hasil pengawasan dari seluruh kabupaten/kota. Keberadaan rumah data ini diharapkan mampu memperkuat sistem dokumentasi dan analisis data pengawasan di seluruh tingkatan.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa rekomendasi dan saran perbaikan dari Bawaslu bersifat mengikat dan wajib dijalankan oleh penyelenggara Pemilu.
“Rekomendasi Bawaslu itu bukan sekadar saran, tapi harus dilaksanakan,” ujarnya memberi contoh kasus yang pernah terjadi di daerah lain.
Melalui kegiatan ini, Rusmi berharap jajaran pengawas Pemilu di Kota Pasuruan semakin meningkatkan kemampuan dalam pengolahan dan manajemen data pengawasan sehingga hasil kerja pengawasan menjadi lebih terukur, akurat, dan bermanfaat bagi publik.
Kegiatan penguatan kelembagaan ini dibuka secara resmi dengan semangat kolaborasi antara Bawaslu Kota Pasuruan, Komisi II DPR RI, serta seluruh jajaran pengawas Pemilu untuk memperkuat demokrasi melalui penguatan data pengawasan yang berkualitas.
Humas