Lompat ke isi utama

Berita

Kolaborasi Bawaslu-PAN Kota Pasuruan: Membangun Demokrasi Berintegritas Lewat Penguatan Data dan Saksi

Humas Bawaslu Kota Pasuruan

Bawaslu Kota Pasuruan bersinergi dengan Parpol di Kota Pasuruan, Jum'at (7/11/2025)

pasuruankota.bawaslu.go.id — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pasuruan melakukan audiensi dengan Partai Amanat Nasional (PAN) pada Jumat (7/11/2025) di Sekretariat DPD PAN Kota Pasuruan. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari kegiatan pengawasan pemutakhiran data partai politik berkelanjutan, yang sekaligus diwarnai diskusi hangat mengenai pengalaman pemilu sebelumnya, khususnya proses penghitungan suara.

Dalam suasana dialog terbuka, Ketua Bawaslu Kota Pasuruan Vita Suci Rahayu menekankan pentingnya peran partai politik dalam menjaga integritas demokrasi melalui peningkatan edukasi bagi saksi partai. Ia menilai, pemahaman saksi terhadap seluruh instrumen data pemilu — bukan hanya perolehan suara, tetapi juga aspek data pemilih dan administrasi — sangat menentukan kualitas proses pengawasan.

“Edukasi bagi saksi partai politik menjadi sangat penting. Saksi tidak cukup memahami hasil suara semata, tetapi juga harus paham bagaimana data pemilih, formulir, dan administrasi lainnya bekerja sebagai instrumen pengawasan bersama. Ini bagian dari upaya kita menjaga kualitas demokrasi,” ujar Vita.

Ia menambahkan, kesalahan kecil dalam penghitungan suara atau ketidakakuratan data yang dibiarkan tanpa koreksi dapat berimplikasi serius, mulai dari perbedaan hasil perolehan suara hingga potensi sengketa.

“Jika dibiarkan, kesalahan data bisa menimbulkan selisih hasil, bahkan berpotensi menjadi sengketa yang naik ke Mahkamah Konstitusi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Vita menyampaikan apresiasi kepada partai politik yang terus aktif berkoordinasi dengan Bawaslu dalam setiap tahapan. Menurutnya, keterlibatan partai dalam pengawasan partisipatif menjadi wujud nyata kolaborasi untuk memperkuat demokrasi lokal.

Sebagaimana diketahui, pada Pemilu dan Pilkada 2024 di Kota Pasuruan, tidak terjadi perselisihan hasil penghitungan suara. Hal ini, menurut Vita, menjadi bukti bahwa kolaborasi antara penyelenggara, pengawas, dan peserta pemilu berjalan dengan baik, serta dapat menjadi modal penting untuk menjaga stabilitas politik di masa mendatang.

“Bawaslu terus berkomitmen menjaga integritas pemilu. Sinergi dengan partai politik, termasuk melalui audiensi seperti ini, merupakan bagian dari upaya bersama membangun demokrasi yang berkeadilan dan berintegritas,” pungkasnya.

Humas