Lompat ke isi utama

Berita

Pemerintah Kota Pasuruan Apresiasi Upaya Bawaslu Perkuat Pengawasan Partisipatif

Humas Bawaslu Kota Pasuruan

pasuruankota.bawaslu.go.id – Rabu (22/10/24) Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pasuruan melakukan audiensi dengan Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, di Rumah Dinas Wali Kota Pasuruan. Pertemuan ini dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Pasuruan, Vita Suci Rahayu, bersama anggota Bawaslu dan didampingi oleh Koordinator Sekretariat (Koorsek) Bawaslu Kota Pasuruan.

Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, namun tetap membahas isu-isu strategis terkait penguatan kerja sama kelembagaan antara Bawaslu dan Pemerintah Kota Pasuruan.

Dalam audiensi tersebut, Ketua Bawaslu Kota Pasuruan Vita Suci Rahayu menyampaikan pentingnya membangun dan memperkuat ekosistem pengawasan partisipatif di tingkat daerah. Ia menegaskan bahwa kolaborasi dengan pemerintah daerah merupakan langkah konkret dalam meningkatkan pemahaman dan keterlibatan masyarakat terhadap pengawasan Pemilu dan Pemilihan.

“Kami berharap kerja sama ini dapat menjadi ruang kolaboratif untuk mengedukasi masyarakat sekaligus memperkuat peran aparatur pemerintah dalam mendukung pengawasan partisipatif. Tujuan akhirnya adalah menciptakan penyelenggaraan Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas,” ujar Vita.

Dalam paparannya, Bawaslu Kota Pasuruan mengusulkan sejumlah poin kerja sama strategis, di antaranya:

  1. Meningkatkan kapasitas masyarakat dan aparatur pemerintah dalam memahami prinsip pengawasan partisipatif;

  2. Menumbuhkan kader pengawas partisipatif dari unsur masyarakat, LSM, RT/RW, serta lembaga di bawah naungan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Pasuruan;

  3. Mengoptimalkan kerja sama publikasi dan edukasi melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Kota Pasuruan;

  4. Mendorong penyediaan dukungan sarana dan prasarana kelembagaan bagi Bawaslu Kota Pasuruan;

  5. Mengembangkan sistem tata kelola informasi publik yang terintegrasi melalui PPID dan JDIH.

Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo menyambut baik konsep kerja sama tersebut. Ia menyatakan bahwa upaya sinergi ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Pasuruan untuk memperkuat literasi politik dan demokrasi di masyarakat.

“Pemerintah Kota tentu mendukung langkah Bawaslu dalam mengedukasi ASN dan masyarakat. Kami ingin agar seluruh elemen memiliki pemahaman yang sama terhadap pentingnya menjaga integritas Pemilu,” tutur Adi Wibowo.

Lebih lanjut, Wali Kota mengarahkan agar kerja sama tersebut dituangkan dalam bentuk perjanjian kerja sama (PKS) dengan dinas-dinas terkait, antara lain:

  • Bakesbangpol Kota Pasuruan, untuk pelaksanaan pelatihan dan pembinaan kader pengawas partisipatif tingkat kota dan kelurahan, serta penguatan literasi politik dan demokrasi melalui kegiatan sosialisasi bersama.

  • Diskominfotik Kota Pasuruan, untuk mendukung publikasi dan diseminasi kegiatan pengawasan partisipatif melalui media resmi Pemerintah Kota, serta pengembangan sistem informasi dan layanan publik yang mendukung transparansi Pemilu.

    foto bersama walkot

Audiensi ini menjadi langkah awal yang penting dalam mempererat sinergi kelembagaan antara Bawaslu Kota Pasuruan dan Pemerintah Kota Pasuruan. Melalui kolaborasi ini, diharapkan pelaksanaan tugas pengawasan pada non-tahapan Pemilu tahun 2025 dapat berjalan lebih efektif, edukatif, dan partisipatif.

Bawaslu Kota Pasuruan berkomitmen untuk terus memperkuat jejaring pengawasan dengan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat demi terwujudnya Pemilu dan Pemilihan yang berintegritas di Kota Pasuruan.

Humas