Sepakat Perbarui Kerja Sama, Bawaslu Kota Pasuruan dan Uniwara Sepakat Kolaborasi Konkret Pengawasan Pemilu dan Pendidikan Demokrasi
|
pasuruankota.bawaslu.go.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pasuruan bersama Universitas PGRI Wiranegara (Uniwara) sepakat memperkuat kerja sama melalui pembaruan Naskah Kesepahaman Bersama (MoU) yang sebelumnya telah terjalin sejak tahun 2021, Rabu (6/8/2025). Ini sebagai awal untuk memperkuat sinergi dalam pendidikan demokrasi dan pengembangan pengawasan partisipatif.
Pelaksanaan MoU ini di ruang pertemuan Uniwara dengan dihadiri Ketua didampingi Anggota dan Koordinator Sekretariat Bawaslu Kota Pasuruan serta Rektor didampingi Wakil Rektor I, II dan III Universitas PGRI Wiranegara.
Ketua Bawaslu Kota Pasuruan Vita Suci Rahayu menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekedar formalitas, tetapi harus diwujudkan melalui kegiatan konkret yang memiliki dampak langsung bagi mahasiswa dan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kepercayaan pihak Uniwara yang terus membuka ruang kolaborasi. Naskah Kesepahaman ini harus menjadi pintu masuk bagi kegiatan-kegiatan nyata seperti pendidikan pengawasan kepemiluan, riset bersama hingga penerimaan mahasiswa magang”, ujarnya.
Vita menambahkan, selama ini Bawaslu Kota Pasuruan telah menjalin hubungan baik dengan kalangan mahasiswa, termasuk BEM Uniwara yang kerap terlibat dalam berbagai kegiatan Bawaslu. Oleh karena itu, pembaruan MoU ini diharapkan memperluas ruang kolaborasi, khususnya dalam mendukung pengawasan pemilu yang lebih partisipatif.
Koordinator Divisi hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas (HPPHM) Bawaslu Kota Pasuruan Akhmad Marta Affandi menyampaikan bahwa kerja sama ini sejalan dengan program-program non tahapan Bawaslu, salah satunya Pengawaan Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) di lingkungan pelajar dan pemilih pemula.
“Ksmi membuka kesempatan bagi kampus, khususnya Uniwara untuk terlibat aktif dalam kegiatan pengawasan pemilu. Kami ingin mahasiswa tidak hanya menjadi objek Pendidikan pemilih, tapi juga pelaku yang terlibat dalam proses demokrasi”, tutur Marta.
Sementara itu, Mochamad Taufiq Rektor Uniwara menyatakan komitmennya untuk mendukung kerja sama ini secara aktif, terutama dalam kerangka Tridharma Perguruan Tinggi: Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat.
Uniwara ingin tumbuh besar bersama mitra yang saling menguntungkan. Ia juga menekankan bahwa kerja sama akan berjalan baik jika masing-masing pihak saling membutuhkan dan mendukung, khususnya dalam mewujudkan kampus yang berdampak secara nyata bagi masyarakat, termasuk di bidang Pendidikan dan pengembangan organisasi di Kota Pasuruan.
“Uniwara memegang prinsip Tridharma Perguruan Tinggi. Maka dari itu, kerja sama ini tidak boleh hanya berhenti di atas kertas. MoU harus berdampak langsung pada mahasiswa, baik dalam aspek pendidikan, penelitian, maupun pengabdian,” tegasnya.
Dalam bidang pendidikan, Uniwara mendorong keterlibatan aktif dalam isu-isu strategis seperti rendahnya partisipasi pemilih Gen Z. Hal ini diharapkan dapat dikaji bersama untuk merumuskan solusi yang tepat melalui riset dan diskusi kolaboratif. Sementara dalam bidang penelitian, Uniwara berharap dapat berkontribusi dalam pengawasan tahapan pemilu melalui kolaborasi riset serta perumusan roadmap kegiatan yang akan dibahas lebih lanjut. Adapun dalam aspek pengabdian kepada masyarakat, Bawaslu diharapkan hadir sebagai praktisi yang membagikan pengalaman langsung kepada mahasiswa, termasuk dalam kegiatan kuliah tamu baik di lingkungan kampus maupun di kantor Bawaslu.
Sebagai tindak lanjut, kedua belah pihak sepakat menyusun agenda bersama dalam waktu dekat. Beberapa program yang direncanakan antara lain penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk kegiatan yang lebih spesifik.
Humas