Lompat ke isi utama

Berita

Tak Sekadar Awasi Pemilu, Bawaslu Harus Cerdaskan Politik Masyarakat

Humas Bawaslu Kota Pasuruan

pasuruankota.bawaslu.go.id - Anggota Komisi II DPR RI, Arif Wibowo, mendorong Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) untuk terus berinisiatif memperkuat literasi politik masyarakat. Menurutnya, pengawasan pemilu yang efektif tidak hanya bergantung pada regulasi dan kelembagaan, tetapi juga pada kesadaran masyarakat dalam memahami nilai-nilai demokrasi.

Hal tersebut disampaikan Arif saat menjadi narasumber dalam kegiatan “Penguatan Kelembagaan: Subtema Pengolahan Data” yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kota Pasuruan, Kamis (9/10/2025).

“Bawaslu harus banyak berinisiatif menjalin hubungan sedekat mungkin dengan berbagai stakeholder untuk mengembangkan literasi kepemiluan. Tujuannya agar masyarakat melek politik, sadar berdemokrasi, dan tidak hanya berpartisipasi karena ada ongkosnya,” ujar Arif.

Beliau menegaskan bahwa salah satu tantangan utama demokrasi saat ini adalah rendahnya kesadaran masyarakat terhadap nilai partisipasi politik yang sejati. Oleh karena itu, Bawaslu diharapkan berperan aktif melakukan edukasi dan sosialisasi pengawasan partisipatif, tidak hanya menjelang pemilu, tetapi juga di luar tahapan pemilihan.

“Kesadaran demokrasi tidak bisa tumbuh instan. Itu perlu dibangun melalui pendidikan politik, dialog, dan kedekatan antara Bawaslu dengan masyarakat di berbagai lapisan, termasuk sekolah-sekolah,” tambahnya.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Bawaslu Kota Pasuruan ini menjadi wadah refleksi dan penguatan peran kelembagaan dalam pengelolaan data serta evaluasi kepemiluan. Melalui kolaborasi dengan Komisi II DPR RI dan pemangku kepentingan lainnya, Bawaslu diharapkan semakin kokoh dalam menjalankan mandatnya sebagai pengawal demokrasi yang berintegritas dan berkelanjutan.

Humas